jam
kompos
Minggu, 15 Agustus 2010
Label:
कोम्पोस sapi
CARA MUDAH MEMBUAT KOMPOS DARI
KOTORAN SAPI PERAH, RUMPUT SISA RANSUM,
DAN SERBUK GERGAJI
1. PENDAHULUAN
Peternak menjadi inti dalam proses kehidupan usaha sapi perah, sehingga
semua kegiatan dalam peternakan bertumpu kepada peternak sapi perah. Peran
peternak sapi perah tidak hanya dalam hal menghasilkan susu sebagai suatu produk
yang berharga, tetapi juga kotoran melalui pemeliharaan sapi perah. Peternak
memanfaatkan rumput atau hijauan untuk memelihara sapi perah dengan baik agar
menghasilkan susu sesuai dengan harapan. Selanjutnya, peternak menangani susu
supaya susu tidak cepat rusak. Susu ini harus tidak mengandung bahan atau zat
yang merugikan kesehatan konsumen. Kegiatan peternak sapi perah berikutnya
adalah memanfaatkan kotoran sapi perah. Kotoran sapi perah bernilai uang. Jadi,
kotoran sapi perah tidaklah sepatutnya dibuang begitu saja ke selokan ataupun
tempat lainnya. Kotoran sapi perah digunakan untuk memperoleh gasbio dan
kemudian dimanfaatkan lagi untuk menghasilkan pupuk organik padat dan cair.
Sebagian bagian akhir dari lingkaran produksi tanpa menghasilkan limbah maka
pupuk dipakai untuk memupuk rumput atau tanaman lainnya. Dengan demikian,
peternak sapi perah berperan menjaga kesehatan konsumen dan memelihara
lingkungan saat melaksanakan tugasnya dalam menghasilkan susu. Alur peran
peternak dalam proses produksi dan penangangan limbah tersebut diperlihatkan
pada Ilustrasi 1 berikut.
KOTORAN SAPI PERAH, RUMPUT SISA RANSUM,
DAN SERBUK GERGAJI
1. PENDAHULUAN
Peternak menjadi inti dalam proses kehidupan usaha sapi perah, sehingga
semua kegiatan dalam peternakan bertumpu kepada peternak sapi perah. Peran
peternak sapi perah tidak hanya dalam hal menghasilkan susu sebagai suatu produk
yang berharga, tetapi juga kotoran melalui pemeliharaan sapi perah. Peternak
memanfaatkan rumput atau hijauan untuk memelihara sapi perah dengan baik agar
menghasilkan susu sesuai dengan harapan. Selanjutnya, peternak menangani susu
supaya susu tidak cepat rusak. Susu ini harus tidak mengandung bahan atau zat
yang merugikan kesehatan konsumen. Kegiatan peternak sapi perah berikutnya
adalah memanfaatkan kotoran sapi perah. Kotoran sapi perah bernilai uang. Jadi,
kotoran sapi perah tidaklah sepatutnya dibuang begitu saja ke selokan ataupun
tempat lainnya. Kotoran sapi perah digunakan untuk memperoleh gasbio dan
kemudian dimanfaatkan lagi untuk menghasilkan pupuk organik padat dan cair.
Sebagian bagian akhir dari lingkaran produksi tanpa menghasilkan limbah maka
pupuk dipakai untuk memupuk rumput atau tanaman lainnya. Dengan demikian,
peternak sapi perah berperan menjaga kesehatan konsumen dan memelihara
lingkungan saat melaksanakan tugasnya dalam menghasilkan susu. Alur peran
peternak dalam proses produksi dan penangangan limbah tersebut diperlihatkan
pada Ilustrasi 1 berikut.






0 komentar:
Posting Komentar